Melihat sosoknya yang tenang dan sopan, tentu tak
banyak yang menduga kalau Excel Mangare adalah seorang Drummer yang
sering mengiring banyak artis terkenal. Dia pun kerap tampil di
acara-acara bergengsi di layar kaca. Drummer kelahiran Mataram, 31 Mei 1994 ini merupakan putra sulung Ernie Mangare dan Fren Mangare yang telah mengenggam
segudang prestasi mengagumkan. Prestasi-prestasi itulah yang mengantar
Drummer Indonesian Idol RCTI ini, hijrah dari Lombok, Mataram ke Jakarta
sejak 2006.
Keluarga yang mencintai musik, membentuk Excel kecil pun menggeluti musik, kususnya drum. Excel sudah mengenal drum dan belajar menggebuk drum ini dari pamannya sejak berusia 3 tahun. Bahkan ketika masih berusia 4 tahun, Excel sudah melayani sebagai drummer pada kebaktian umum Gereja Kemah Injil di Mataram. Predikat drummer terbaik di ajang Mataram Music April Love Concert, diraih Excel pada April 2003. Sejalan dengan hal ini, Excel pun mulai melayani di banyak acara kebaktian kebangunan rohani (KKR). Tahun berikutnya, Juni 2004, Excel mendapat penghargaan dari Komunitas Musisi Indonesia (KMI) sebagai Drummer Cilik Putra Berprestasi. Excel tetap mempertahankan prestasi di tahun berikutnya, dan meraih Juara I Java Music Contest “Professional Drummer Kid Competition” Java Music Contest, Hall C PRJ Kemayoran–Jakarta, oleh KMI di Jakarta, 15 Mei 2005.
Seorang drummer membutuhkan kepekaan mengenal tempo/beat sebuah lagu dan feel in di sana. Menciptakan harmonisasi dan membuat lagu terdengar lebih asyik. “Latihan, berdoa meminta hikmat dari Tuhan, percaya diri agar terus bisa,” menjadi tips Excel untuk maju.
Impian masa depan
“Karena anugerah Tuhan, aku terpilih,” ungkap Excel melihat perkembangan dan prestasi dirinya. Membangun bisnis dan tetap sebagai drummer menjadi cita-cita Excel di masa depan. Go Internasional dengan warna musik tradisional-budaya Indonesia adalah harapan berikutnya yang ingin digapai pemilik moto “mengucap syukur dan tetap semangat ini”. Session Drummer yang laris ini bertekad bergantung pada Tuhan, agar tetap mendunia.
Jika Excel semakin dikenal dalam dunia profesional, tidak membuat dirinya lupa di mana awal dia berkembang. Melayani di gereja setiap Minggu menjadi keharusan yang tidak ingin diabaikannya. GLOW Thamrin tempat Excel beribadah dan tetap melayani.
Excel mengecap banyak kesempatan dari dukungan orang tua dan keluarga. Mulai dari mengikuti festival-festival, dibelikan drum, mengikuti sekolah musik di usia 6 tahun, hingga kini terus didukung. Hobi yang menyenangkan, kesempatan yang terbuka lebar, membuat Excel mengingat sobat muda: “Jangan terjerat narkoba, karena hidup akan hancur. Peluang sangat banyak di masa muda. Lakukan kebaikan itu penting, karena kejahatan tidak enak,” pesan Excel.




0 komentar:
Posting Komentar